Lintas7News.com – Pasien Covid-19 bergejala ringan yang menjalani isolasi mandiri dipersilakan mengonsumsi herbal sebagai pelengkap pengobatan. Namun, bagaimana dengan pasien yang memiliki masalah lambung?

Pasien dengan masalah lambung perlu memperhatikan beberapa hal. Pasalnya, tak semua herbal aman untuk lambung.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr Inggrid Tania menyarankan pasien Covid-19 yang memiliki masalah lambung untuk mengonsumsi kunyit, temulawak, dan meniran.

Dilansir dari CNNIndonesia.com – Kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin. Sebuah tinjauan pada tahun 2013 menyimpulkan, kurkumin memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mencegah sakit maag. Namun, penelitian ini masih terbatas sehingga memerlukan studi lebih lanjut.

“Kalau tidak memilih herbal, ada obat yang diresepkan dokter untuk meredakan keluhan-keluhan di lambungnya,” kata Tania, Minggu (4/7).

Lalu, apakah herbal bisa memicu masalah pada pasien dengan riwayat sakit maag atau sindroma dispepsia?

Menurut Tania, hal ini akan tergantung pada sejumlah faktor. Misalnya saja jenis herbal yang dikonsumsi, seberapa berat masalah pada lambung, serta tingkat sensitivitas lambung terhadap herbal tertentu.

Tania mencontohkan jahe yang bisa membantu mengatasi keluhan masalah pada lambung.

Pada mereka dengan lambung sensitif, rasa panas jahe yang berasal dari shogaols (yang sifatnya panas) bisa memicu kambuhnya sakit maag.

Untuk mengatasi hal tersebut, Tania menyarankan untuk mengonsumsi herbal setelah makan.

Selain itu, Tania juga mengingatkan agar konsumsi herbal selalu dibarengi dengan konsultasi dokter terlebih dahulu. Pasien juga disarankan mengonsumsi herbal sesuai anjuran dosis produk yang dipakai.

(CNNIndonesia/RI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.