Jakarta – Seorang pejabat senior Palestina mengklaim pemerintah Israel sepakat memberikan jutaan dosis vaksin virus corona (COVID-19) dalam beberapa bulan ke depan.

Dilansir dari CNNIndonesia.com surat kabar Israel Hayom melaporkan sekitar tiga sampai empat juta dosis vaksin Covid-19 diharapkan bisa diberikan kepada para pekerja Palestina dalam waktu dekat.

Pemberian vaksin itu merupakan bagian dari kesepakatan yang telah dicapai Israel dengan beberapa perusahaan farmasi Palestina.

Seorang pejabat senior Kementerian Kesehatan Palestina menuturkan Israel setuju menyisihkan beberapa persen vaksin yang didapatnya dari perusahaan obat untuk warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Israel selama ini telah berdialog dengan perusahaan farmasi terkemuka untuk mengembangkan vaksin Covid-19 seperti Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca.

Pemerintahan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga telah memesan sedikitnya enam juta vaksin sejauh ini.

Selain dari Israel, pejabat tersebut menuturkan Palestina juga akan menerima bantuan vaksin corona dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi internasional lainnya.

Meski begitu, pejabat tersebut menuturkan Palestina masih kekurangan beberapa juta vaksin yang dibutuhkan untuk seluruh penduduknya, terutama di Jalur Gaza.

Awal November ini, raksasa farmasi Pfizer mengumumkan telah mengembangkan vaksin corona dengan tingkat efektivitas hingga 95 persen, setelah uji coba fase III dilakukan terhadap ribuan sukarelawan.

Baru-baru ini, kompetitor Pfizer, Moderna, memaparkan telah mengembangkan vaksin corona juga dengan tingkat efektivitas mencapai 94,5 persen.

(CNN/ZA)