Lintas7news.com – Sejak kasus positif Covid-19 pertama kali ditemukan di Indonesia pada Maret 2020, banyak masyarakat enggan berwisata untuk menghindari potensi terinfeksi.

Di lansir dari Kompas.com (6/11/2020) namun beberapa waktu belakangan, mobilitas masyarakat yang berlibur mulai terlihat, salah satunya aktivitas piknik.

Apabila ingin piknik dalam waktu dekat, terdapat sejumlah tips agar kegiatan berwisata tetap aman dari Covid-19.

“Cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak bukan lagi imbauan tapi kewajiban yang tidak bisa ditawar. Jangan pakai fasilitas seperti mainan anak-anak yang berpotensi (menularkan Covid-19),” kata Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Hermawan Saputra, Selasa (3/11)

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut tujuh tips aman saat berpiknik dengan keluarga di tengah pandemi Covid-19 yang telah Kompas.com rangkum, Rabu (4/11) :

Siapkan perlengkapan yang memadai

Dalam mempersiapkan barang-barang bawaan untuk piknik, Hermawan menyarankan agar calon wisatawan selalu membawa multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Untuk masker, jika jenis yang digunakan adalah masker bedah maka selama piknik para wisatawan harus membawa persediaan lebih banyak lantaran masker bedah hanya untuk sekali pakai.

Sementara untuk masker kain, masker berlapis sangat direkomendasikan agar lebih aman dari Covid-19. Setelah digunakan juga disarankan untuk segera dicuci.

Siapkan makanan dari rumah

Sebelum hendak berpiknik ria, ada baiknya makanan dipersiapkan terlebih dahulu untuk menghindari pembelian makanan di tempat piknik.

Menurut Hermawan, makanan yang disiapkan sendiri lebih baik ketimbang harus mampir ke restoran atau pusat kuliner publik.

Jika terpaksa mampir ke restoran, pastikan bahwa tempat makan tersebut terjamin kebersihannya. Mulai dari pelayanan hingga penyajian makanan.

Gunakan pakaian yang mudah dicuci
Hermawan menuturkan, pakaian yang digunakan selama piknik di tengah pandemi Covid-19 sebaiknya adalah pakaian yang mudah dibersihkan.

“Baju yang tidak gampang lengket atau nempel cairan-cairan yang susah dibersihkan. Gunakan bahan-bahan yang gampang dibersihkan dan gampang kering,” ujarnya.

Hindari tempat ramai

Jika ingin piknik dengan keluarga, pilihan tempat yang tepat adalah area yang hanya diisi oleh anggota keluarga wisatawan.

Hermawan menyarankan agar calon wisatawan menghindari pusat keramaian, tempat hiburan publik, atau tempat wisata publik.

“Kalau harus piknik, ya terdekat. Harus utamakan (tempat hanya) keluarga saja,” tutur Hermawan.

Bawa alat makan sendiri
Selain membawa makanan sendiri, Hermawan menyarankan agar para calon wisatawan membawa alat makan sendiri selama piknik nanti.

Alat makan sendiri menghindari wisatawan saling berbagi dengan orang lain, sehingga mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Tidak menggunakan fasilitas publik

Hermawan tidak menampik apabila pemilihan tempat wisata yang benar-benar privat mungkin akan cukup sulit.

Apabila wisatawan terpaksa melakukan piknik di tempat publik, ada baiknya mereka tidak menggunakan fasilitas hiburan seperti mainan anak-anak.

Apabila wisatawan terpaksa melakukan piknik di tempat publik, ada baiknya mereka tidak menggunakan fasilitas hiburan seperti mainan anak-anak.

“Itu bergantian penggunaannya. Dalam waktu yang dekat tanpa ada waktu untuk dibersihkan walau wisatawan dibatasi. Sulit dijaga karena ada potensi droplet yang sangat tinggi,” ungkap Hermawan.

Istirahat sepulang piknik
Menurut Hermawan, biasanya orang-orang akan merasa lelah atau badan terasa linu sepulang berlibur. Apabila muncul gejala pilek, batuk, atau gejala ringan Covid-19, ada baiknya istiraha terlebih dahulu.

“Di rumah saja. Kuatkan daya tahan tubuh baru beraktivitas, jangan dipaksakan. Pulihkan badan, baru berkantor atau beraktivitas,” pungkasnya.(*)