Blitar, Lintas7news- Sejak pandemi Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan ini. Aktivitas kerja masyarakat terganggu. Hal ini disebabkan karena adanya protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penyebaran virus corona.

Salah satu dampak yang dirasakan akibat pandemi corona ini adalah para pencari kerja. Karena sejak berlangsungnya pandemi, banyak perusahaan atau dunia usaha yang harus memperketat protokol kesehatan kepada para pekerja. Selain itu para pencari kerja juga dikenakan syarat bebas Covid-19 jika ingin bepergian bekerja keluar daerah.

Menurunnya jumlah para pencari kerja ini juga di rasakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar. Dampak corona membuat pencari surat kerja di dinas menurun drastis, tidak seperti waktu wabah pandemi belum terjadi.

Saat ini para pencari surat kerja di Dinas Tenaga Kerja tiap hari rata-rata hanya tiga orang. Bahkan pernah satu hari tidak ada pencari surat keterangan kerja.

Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar Haris Susianto, SH, MSi (04/9), bahwa akibat pandemi corona ini, jumlah para pencari surat keterangan kerja menurun drastis. Hal ini akibat dari dampak Covid yang mewajibkan penekanan pada protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus ini.

” Saat ini dunia usaha wajib menerapkan protokol kesehatan untuk setiap para pekerja guna mencegah wabah ini, hal ini juga membuat para pencari surat kerja harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19. Dampaknya sangat terasa sekali karena kalau dulu cukup mengurus surat keterangan kerja sudah bisa untuk syarat bekerja tetapi sekarang harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19,” ucap Haris.

Kadinas juga menambahkan dengan persyaratan bebas Covid-19 saat ini, juga berpengaruh kepada para pencari surat kerja karena dulu untuk mengurus surat keterangan kerja tidak perlu memakai surat bebas Covid-19. Saat ini jumlah para pencari surat keterangan kerja di Dinas Tenaga Kerja rata-rata dalam satu hari hanya tiga orang. Sedangkan dulu sebelum wabah terjadi dalam satu hari rata-rata bisa mencapai 20-30 orang perhari.

” Berdasarkan hasil petugas, rata-rata ada tiga orang perhari yang mencari surat keterangan kerja. Karena dampak pandemi ini,” pungkasnya.(AN)