BLITAR-Ujian besar tengah dialami tim kebanggaan warga Kota Blitar PSBK. Saat terseok-seok berada di dasar klasemen grup B dengan poin 0, Bayu Prisma dkk malah ditinggal oleh pelatihnya Bonggo Pribadi. Padahal mereka seharusnya sedang konsentrasi penuh untuk memenangkan dua laga sisa. Pertandingan ini amat penting guna menghindari ancaman degradasi ke liga III regional.

Kepergian Bonggo secara mendadak ini menjadi pukulan berat bagi tim berjuluk Laskar PETA. Para pemain jelass terganggu secara mental, ibarat anak kehilangan induknya. So, manajemen dipaksa putar otak agar situasi ini tidak mengganggu timnya melakoni laga berikutnya.

Kabar soal coach Bonggo Pribadi diungkapkan  Manajer PSBK Yudi Meira. Menurut dia, Bonggo sedang menjalani kursus kepelatihan, lisensi A AFC yang saat ini sedang memasuki tahap terakhir. Dimana Bonggo harus mengikuti latihan klub Liga I sebagai syaratnya. “Dua sampai tiga minggu mengikuti latihan liga I sehingga tidak bisa mendampingi PSBK,” Yudi.

Sementara untuk menghadapi dua laga sisa, lanjut Yudi,  manajemen telah menunjuk asisten pelatih Agus Suryanto. Dia didaulat menggantikan posisi yang ditinggalkan Bonggo Pribadi. Agus akan mendampingi tim saat bertanding ke Persinga Ngawi 26 November dan menjamu Persik Kendal pada 1 Desember mendatang. Manajemen berharap timnya tetap maksimal dalam menyelesaikan dua pertandingan itu. “Namanya kompetisi kita tetap berusaha mencuri poin di kandang lawan. Karena poin kita masih 0, kita harus maksimalkan laga tersisa,” tukasnya. (mha/yog)