TULUNGAGUNG – Para peserta didik baru baik SD maupun SMP hampir satu semester atau enam bulan masuk sekolah. Namun hingga kini, siswa kelas 1 dan 7 belum menerima seragam gratis, salah satu program andalan Pemkab Tulungagung.

Keterlambatan pemberian seragam gratis ini bukan tahun pertama terjadi. Setidaknya sudah tiga tahun terakhir terjadi keterlambatan. Hal ini menjadi salah satu catatan yang tertuang dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat Graha Wicaksana DPRD Tulungagung. Tiga fraksi, PKB, PAN dan gabungan (Demokrat, Nasdem, PBB) memberikan menyoroti pemkab dalam pengadaan seragam gratis. “Kami meminta supaya dipercepat (pembagian seragam gratis) karena sudah ditunggu-tunggu masyarakt,” ungkap Sofyan Hariyanto, juru bicara fraksi gabungan.

Selain itu, fraksi gabungan juga menyoroti soal infrastruktur yang dinilai masih jauh dari harapan. Terutama infrastruktur yang ada di beberapa tempat yang menjadi  fasilitas umum.  “Masih banyak tempat sampah yang rusak, lampu penerangan yang pecah. Untuk itu diharapkan dinas terkait untuk peduli dalam memperhatikan serta memelihara infrastruktur yang ada” ucap Sofyan. (Sir/yog)