BLITAR-Senyum Bupati Rijanto mengembang ketika menunjukan penghargaan Kabupaten Sehat, Swastisaba Wistara. Maklum, capaian pretasi ini memang luar biasa. Pemerintah Kabupaten Blitar naik level, penghargaan swastisaba wiwerda yang diraih sebelumnya, tahun ini naik menjadi swasti saba wisatara.

Penghargaan kabupaten sehat ini diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Ruang Sasana Bhaktipraja Kemendagri. Dalam kesempatan ini, Bupati Rijanto didampingi Istri, kepala dinas kesehatan serta forum kabupaten sehat Blitar.

Rijanto mengatakan, penghargaan kabupaten sehat ini bukan tujuan utama. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah mengupayakan lingkungan yang sehat bersih aman dan nyaman bagi masyarakat. Disisi lain, ini sesuai dengan yang digariskan presiden terkait pembangunan sumberdaya manusia yang unggul. “Nah, sumberdaya manusia yang baik ini harus didukung oleh lingkungan yang bersih sehat,” katanya.

Pihkanya bersyukur Kabupaten Blitar mendapatkan penghargaan swasti saba wistara. Hal ini berarti, usaha pemerintah mengupayakan daerah yang sehat membuahkan hasil. Terlebih, ada peningkatan dari swasti saba wiwerda menjadi swasti saba wistara. “Ini terjadi berkat dukungan banyak pihak. Misalnya,  DPRD, OPD, serta peran dan komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani mengatakan, tidak mudah untuk mencapatkan capaian swasti saba wistara ini. Ada enam tatatan yang diverifikasi oleh pemerintah pusat. Yakni, permukiman sarana prasarana umum, kehidupan masyarakat sehat mandiri, pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan sosial yang sehat dan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi. “Dari hasil verifikasi enam tatanan ini, Kabupaten Blitar dianggap layak mendapat predikat swasti saba wistara,” katanya

Menurutnya, saat ini ada enam tatanan kabupaten sehat yang sudah dilaksanakan. Kedepan pihaknya akan berupaya mendorong cakupan lingkungan sehat yang lebih luas. Misalnya tatanan industri perkantoran yang sehat ataupun pertambangan yang sehat.  (mha/yog/hms)